Monday, April 7, 2014

Agar Kakak Menyambut Bahagia Kehadiran Adik

Sumber: www.wallcoo.net
Kehadiran seorang adik tidak selalu membuat si kakak menjadi gembira. Si kakak bisa saja merasa terancam pada saat adiknya lahir, karena sebelumnya ia merupakan pusat perhatian keluarga, namun setelah adiknya lahir, ia menjadi terabaikan. Selain itu, akan muncul larangan baru untuk kakak dikarenakan kehadiran adik. Misalnya, kakak tidak boleh berisik pada saat adik tidur, kakak tidak boleh mengompol karena sudah besar, atau kakak harus tidur sendiri karena mama sibuk menemani adik. Kakak yang dulunya dekat dengan orangtuanya sekarang menjadi lebih sering dimarahi sesudah lahirnya adik. Hal-hal seperti ini bisa membuat kakak cemburu dengan adik atau lebih jauh lagi, kakak bisa memendam kebencian pada adik.

Wah, kalau kakak bersikap begitu kepada si adik, hubungan antarsaudara kandung pasti terasa tidak nyaman. Tentu saja, orangtua pasti yang kepusingan.

Sebelum si kakak belum memiliki adik, orangtua sebetulnya sudah bisa memulai berbagai macam cara agar kakak bisa menerima kehadiran adik. Cara-cara tersebut antara lain: - Berikan pengertian kepada kakak bahwa sesama saudara harus saling mendukung dan menyayangi
- Ketika adik masih berada dalam perut Ibu, tempelkan telinga si kakak ke perut Ibu agar ia juga dapat merasakan gerakan-gerakan adiknya
- Ceritakan kepada si kakak bagaimana dulu si kakak tumbuh dalam perut Ibu dan betapa bahagianya Ayah dan Ibu menyambut kelahirannya
- Ajak kakak membeli barang-barang keperluan bayi (adik) agar menanamkan rasa memiliki kakak terhadap adik
- Ceritakan kepada kakak tentang kenyataan yang terjadi saat adik telah lahir, seperti Ibu akan sangat sibuk karena bayi sering menangis supaya kakak tidak kaget saat hal itu terjadi
- Berikan pengertian bahwa kehadiran adik dapat menjadi teman bermain dan tempat berbagi suka dan duka
- Orangtua dapat menunjukkan foto si kakak pada waktu masih bayi dan ceritakan kejadian membahagiakan seputar kelahirannya

No comments:

Post a Comment